PERTANYAAN MENGENAI KENABIAN MUHAMMAD DAN ISA

 

Berikut merupakan beberapa pertanyaan yang sering dipertanyakan oleh para penganut Kristen (Nasrani) mengenai kenabian Muhammad dan Isa. Kami sertakan jawabannya dalam perspektif Islam.

Jika Allah Mahakuasa, Mengapa Nabi terakhir dan yang paling agung (Nabi Muhammad) bukanlah dari Ras Yahudi? Dan mengapa Nabi Muhammad menjadi satu-satunya yang berasal dari Non-Yahudi (Arab)? Tolong dijelaskan dari sisi Al Qur’an.

Ada sekitar 124.000 Nabi. Yang disebut dalam Al Qur’an hanyalah 25. Dari ke-25 Nabi tersebut, ada beberapa yang non-Yahudi dan tidak disebut secara gamblang dalam Perjanjian Baru maupun Perjanjian Lama. Mereka adalah Hud, Syuaib dan Muhammad.

Dalam Al Qur’an disebut bahwa Allah Mahakuasa dan kita tidak berhak untuk bertanya akan kuasa-Nya. Akan tetapi kitalah yang akan dipertanyakan mengenai apa-apa saja yang telah kita perbuat. Hal ini tertulis dalam Q.S. Al Anbiya’ surat ke-21 ayat ke-23. ( https://quran.com/21/23 )

“Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akan ditanyai”.

(Q.S. Al Anbiyaa’ : 23)

Akan tetapi dimana letak konsistensi Tuhan yang menakdirkan Nabi terakhir seorang yang bukan Yahudi?

Inilah salah satu letak perbedaan konsep kenabian antara Islam dan Kristen/Yahudi. Dalam Islam setiap umat/bangsa akan memiliki Nabi. Tuhan akan mengutus Nabi untuk setiap umat/bangsa. Seperti yang Quran tunjukkan  dalam Surat An Nahl ayat 36 yang berbunyi:

“Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu”, maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul)”.

(Q.S. An Nahl: 36) ( https://quran.com/16/36 )

Oleh karena itulah beberapa Ulama’ (Ahli Agama Islam) berpendapat bahwa Sidharta Gautama juga salah satu dari 124.000 Nabi yang diutus Tuhan. Beberapa ulama berpendapat bahwa Buddha/Sidharta Gautama adalah Nabi Dzulkifli yang pernah disebut dalam Al Qur’an. Dzulkifli dalam bahasa Arab memiliki arti “ia yang berasal dari Kapilawastu”. Kifli merupakan sebutan orang Arab untuk daerah bernama Kapilawastu. Kapilawastu merupakan daerah tempat dimana Buddha tinggal. Nabi diutus untuk tiap bangsa. Begitu pula dengan keyakinan  akan  adanya Nabi di zaman Jawa kuno dulu. Begitu seterusnya untuk semua suku/bangsa di seluruh dunia.

Jikalau memang Muhammad adalah seorang Nabi dan ajaran yang dibawanya adalah benar-benar dari Tuhan, mengapa orang-orang Yahudi dan Nasrani di masa itu banyak yang tidak berpindah untuk mengikuti ajaran Muhammad?

Sebenarnya mereka (Yahudi dan Nasrani) di masa itu mengenali Muhammad sebagai Nabi yang ditunggu-tunggu kedatangannya. Mereka mengenali Muhammad seperti mereka mengenali anak mereka sendiri karena begitu jelas/nyata dan menonjol ciri-ciri yang dimiliki oleh Muhammad. Akan tetapi mereka masih tidak ikhlas jikalau nabi terakhir tersebut bukan dari kalangan mereka (bukan dari ras Yahudi). Mengenai begitu kuatnya Yahudi dan Nasrani mengenali Muhammad sebagai nabi yang ditunggu-tunggu seperti mereka mengenali anaknya sendiri diabadikan dalam Al Qur’an Surat ke-6 ayat ke-20 berikut ini:

Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepadanya, mereka mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman (kepada Allah).

(Q.S. Al An’am : 20) ( https://quran.com/6/20 )

Dalam Islam, Yesus akan turun di Hari Kiamat nanti. Pertanyaannya, mengapa Yesus? Kok tidak Muhammad? Jika memang Muhammad Nabi yang paling mulia dan agung.

Sebelumnya perlu ditegaskan akan beberapa hal.

  1. Yesus tidak mati disalib. Yang disalib adalah Yudas, pengikutnya yang membangkang. Yudas diserupakan dengan Yesus oleh Tuhan.
  2. Yesus tidak disalib dan diangkat Tuhan ke langit/surga.
  3. Di hari kiamat nanti, Yesus akan diturunkan kembali ke bumi untuk membunuh Dajjal (antichrist). Kemudian beberapa waktu setelahnya, Yesus akan wafat sebagaimana manusia lainnya.

Kembali ke inti pertanyaan. Jika memang Nabi yang paling mulia dan agung adalah Muhammad, mengapa yang di utus untuk turun ke dunia mendekati hari kiamat adalah Yesus / Nabi Isa? Jawabannya termaktub dalam Al Qur’an Surat Al Baqarah ayat 136 yang berbunyi:

“Katakanlah (hai orang-orang mukmin): “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.

(Q.S. Al Baqarah : 136) ( https://quran.com/2/136 )

Umat Islam tidak membeda-bedakan antara para Nabi. Tidak masalah jika yang turun mendekati hari kiamat adalah Isa/Yesus bukan Muhammad.

Selain itu, Yesus diturunkan ke bumi juga memiliki misi yaitu mematahkan salib (membubarkan Kristen). Hal ini seperti yang disabdakan Nabi Muhammad:

Demi Zat yang menguasai diriku. Sungguh, telah dekat waktunya Isa bin Maryam turun kepada kalian untuk menjadi hakim yang adil.  Dia akan mematahkan salib, membunuh babi dan tidak menerima upeti.  Harta akan melimpah, sehingga tak seorang pun mau menerimanya 

(Shahih Muslim).

Mematahkan salib maksudnya adalah membubarkan Kristen dalam artian bahwa dengan turunnya Yesus ke bumi, maka Yesus akan menyadarkan umat Kristen bahwa ajaran yang ia jalankan selama ini adalah tidak benar dan sesat. Mereka akan berbondong-bondong mengimani Islam.

Itulah yang dapat kami sampaikan. Semoga saja kita tetap dalam jalan yang lurus.

اللّهمّ صلِّى على سيِّدنامحمّد وعلى ال سيِّدنامحمّد

صلّى الله على محمّد

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s