TIPS MEMILIH JURUSAN KULIAH

        Pernahkah Anda mendengar istilah “salah jurusan”? Ya, di dunia ini tidak ada hal yang sempurna. Segala sesuatu tidak selalu berjalan sebagaimana mestinya dan sesuai dengan keinginan dan kehendak kita. Kuliah di jurusan yang tidak sesuai dengan kita memang suatu hal yang tidak mengenakkan. Walaupun cukup banyak orang yang mengalami “salah jurusan” ini dapat menyelesaikan kuliah dengan baik dan mendapatkan pekerjaan yang bagus bahkan malah menjadi expert (ahli) di bidang yang “salah” menurutnya ini. Kuliah di jurusan yang tepat dan sesuai dengan segala kondisi kita merupakan impian dari banyak orang. Berikut sedikit tips yang perlu menjadi pertimbangan lulusan SMA atau sederajatnya dalam memilih jurusan kuliah.

1. Cita-cita

Tanyakan pada diri Anda apa cita-cita Anda. Pikirkan baik-baik profesi apa yang ingin Anda geluti nanti. Berikut profesi-profesi dan jurusan yang harus ditempuh:

  • Guru

Jika merujuk pada keprofesian seperti guru maka jurusan-jurusan Pendidikan adalah pilihan yang tepat bagi Anda. Tinggal memilih ilmu apa yang ingin Anda ajarkan kepada murid-murid Anda nanti sebagai pilihan lanjutan. Atau dengan kata lain Anda ingin menjadi guru apa? Contohnya jika ingin menjadi guru matematika ya tinggal memilih jurusan Pendidikan Matematika sebagai jurusan yang akan dimasuki.

  • Dosen

Bila Anda ingin menjadi dosen, Anda tinggal memilih bidang ilmu apa yang ingin Anda geluti dan ajarkan nanti, kemudian fokus dan tekuni dengan serius jurusan tersebut sampai level S3 dan seterusnya.

  • Dokter, Dokter Gigi dan Dokter Hewan

Begitu pula jika Anda ingin menjadi dokter maka jurusan Pendidikan Dokter dan Pendidikan Dokter Gigi adalah pilihan yang tepat.

  • Perawat

D3 atau S1 Ilmu Keperawatan merupakan jurusan yang harus diambil.

  • Apoteker

Pendidikan S1 Farmasi serta dilanjutkan dengan mengambil Pendidikan Keprofesian Apoteker merupakan jalan yang tepat.

  • Insinyur / Engineer

Jika Anda ingin menjadi insinyur / engineer maka Sarjana Teknik merupakan gelar yang harus Anda raih dengan mengikuti kuliah di jurusan-jurusan Teknik. Tinggal memilih bidang teknik apa yang ingin anda geluti.

  • Arsitek

Jurusan Arsitektur atau nama lainnya Teknik Arsitektur merupakan pilihan yang tepat.

  • Psikolog

Pendidikan S1 Psikologi dan melanjutkan ke jenjang Pendidikan Keprofesian Psikologi merupakan pilihan yang tepat. Berbeda dengan Psikiater, profesi Psikiater atau nama lain dari Dokter Spesialis Kejiwaan dapat diraih dengan mengambil S1 Pendidikan Dokter dan dilanjut dengan S2 Pendidikan Dokter Spesialis Kejiwaan (Psikiatri).

  • Pengacara/Notaris/Hakim

S1 Hukum adalah pilihan yang tepat. Kemudian dapat dilanjut dengan Pendidikan Keprofesian yang sesuai.

  • Programmer IT

Jurusan Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Teknik Komputer, atau Sistem Informasi/Sistem dan Teknologi Informasi adalah pilihan yang tepat.

  • Akuntan/Perbankan

Akuntansi merupakan bidang jurusan yang harus diambil. Akan tetapi biasanya industri perbankan ketika membuka lowongan, akan menerima berbagai jurusan, tidak hanya akuntansi.

  • Bekerja Kantoran

Bila Anda ingin bekerja kantoran, kebanyakan pekerjaan ini cukup diraih dengan ijazah S1 untuk hampir semua jurusan apa saja. Tinggal mengejar IPK minimal sebagai syarat masuk untuk bekerja kantoran. Biasanya minimal IPK yang diminta adalah 3.00.

  • Pengusaha

Untuk menjadi pengusaha, jurusan apa saja dapat dipakai sebagai modal untuk bergelut di kerasnya dunia kewirausahaan. Akan tetapi jurusan-jurusan tertentu yang sesuai dengan bidang usaha yang akan digeluti cukup memberi peran dalam menjalankan profesi ini nantinya. ITB memiliki jurusan  S-1 Kewirausahaan. Jurusan ini memang disengaja secara khusus untuk mencetak para wirausahawan / pengusaha baru.

Kesesuaian di atas adalah dalam keadaan ideal. Artinya ada juga profesi-profesi yang digeluti seseorang berbeda jauh dengan latar belakang pendidikan sewaktu kuliahnya dahulu.

2. Minat

Minat disini yang dimaksud adalah bidang ilmu apa yang Anda sukai atau minati. Mungkin Anda tertarik dengan mempelajari batuan, jurusan Teknik Geologi adalah pilihan yang bagus. Anda tertarik untuk mendesain bangunan maka Arsitektur adalah jurusan yang tepat. Anda suka memahami berbagai macam manusia maka jurusan Psikologi adalah jurusan yang tepat. Dan begitu seterusnya.

3. Kemampuan Diri

  • Kemampuan Secara Psikologis

Kemampuan secara psikologis disini yang dimaksud adalah bakat. Tentunya akan lebih tepat sasaran jika dikonsultasikan dengan Psikolog dan / atau Guru BK.

  • Otak Kanan

Orang dengan kecerdasan yang menonjol di otak kanan cocok untuk jurusan seni seperti Seni Rupa, Kriya, Desain Interior, Desain Produk, Desain Komunikasi Visual, Pendidikan Seni dll. Jurusan-jurusan sosial juga cenderung lebih mudah dikuasai oleh orang dengan dominasi Otak Kanan.

  • Otak Kiri

Kecenderungan di otak kiri cocok untuk jurusan-jurusan eksakta, yaitu jurusan-jurusan IPA atau Ilmu Alam seperti Teknik, MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Astronomi dan Biologi), Kedokteran, Farmasi, jurusan-jurusan Pertanian, dlsb.

  • Otak Kiri dan Kanan cenderung seimbang

Orang dengan kecenderungan yang hampir sama dominannya antara otak kanan dan otak kiri cocok untuk jurusan-jurusan dimana dibutuhkan kreativitas dan logika yang berjalan beriringan. Jurusan-jurusan tersebut seperti Teknik Industri, Manajemen Rekayasa Industri, Planologi (Perencanaan Wilayah & Kota), Arsitektur dan yang sejenis lainnya.

Sebenarnya untuk menggolongkan dari sisi psikologi jurusan-jurusan yang cocok tidak hanya bisa dilakukan dari analisa dominasi sisi otak (otak kanan atau kiri). Tetapi juga bisa dilakukan dengan melihat tipe MBTI, Enneagram, dan klasifikasi kepribadian lainnya. Banyak sekali tes online gratis di internet yang bisa membantu menentukan Anda tipe yang mana. Seperti contohnya:

Free MBTI Test:

http://www.mypersonality.info/

https://www.16personalities.com/free-personality-test

http://www.personalitypage.com/html/index.shtml

untuk tes MBTI ini, ada 16 tipe personaliti manusia. Setelah menyelesaikan tes singkat ini dan mengetahui Anda tipe yang mana, Anda akan dapat mengetahui jenis profesi yang cocok dan menyenangkan untuk Anda geluti sesuai dengan Anda tipe yang mana. Tinggal Eksplore dibagian careers untuk mengetahuinya.

Free Enneagram Test:

https://www.enneagraminstitute.com/

https://www.eclecticenergies.com/enneagram/test.php

http://www.9types.com/rheti/index.php

Free Strength Typologi (ST-30) Test

Ada juga tes penentuan bakat ciptaan orang Indonesia, Abah Rama Royani. Tes ini gratis. Dapat dilihat di link / tautan berikut:

http://temubakat.com/st30/

di website tersebut, tidak hanya ada tes gratis ST-30. Ada juga tes yang lebih advanced (lebih mendalam dan lengkap), yaitu TM assessmen online, akan tetapi untuk tes TM ini berbayar.

Selain bisa mengetahui profesi / pekerjaan yang cocok bagi Anda, dengan mengikuti tes-tes ini, Anda dapat lebih mengenal diri Anda. Karena salah satu kunci kesuksesan adalah dengan mengenal diri sendiri, sehingga bisa mengontrol diri dan bersikap yang tepat di berbagai kondisi dan keadaan selama menjalani hidup.

Sekali lagi, untuk hal ini, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan Psikolog karena penulis tidak memahami jauh bidang psikologi.

  • Kemampuan Secara Akademis

Sebenarnya, ilmu-ilmu yang dipelajari di jurusan kuliah adalah ilmu-ilmu baru dimana sebagian besar belum pernah diajarkan di SMA, terutama untuk matakuliah-matakuliah di tahun kedua ke atas. Namun dapat ditarik benang merah antara jurusan dan mata pelajaran apa yang diminati selama sekolah sebelum kuliah. Serta mata pelajaran-mata pelajaran saat SMA ini dapat menjadi pondasi dasar dalam belajar kuliah nantinya.

  • Kimia

Program Studi Kimia, Pendidikan Kimia, Farmasi.

  • Biologi

Jurusan yang tepat adalah Biologi, Mikrobiologi, Pendidikan Biologi, Rekayasa Hayati, jurusan-jurusan Pertanian, Rekayasa Pertanian, Rekayasa Kehutanan, dll.

  • Biologi dan Kimia

Untuk 2 bidang yang Anda minati ini, jurusan-jurusan seperti Pendidikan Dokter, Pendidikan Dokter Gigi, Pendidikan Dokter Hewan, Farmasi, Biokimia, Pertanian, Teknobiologi / Rekayasa Hayati, Teknologi Pasca Panen.

  • Fisika

Fisika dan Pendidikan Fisika serta Astronomi. Jurusan Teknik Fisika dan  Teknik  Geofisika juga cocok bagi Anda yang menyukai dan / atau mahir di bidang Fisika.

  • Matematika

Matematika, Pendidikan Matematika dan Statistika.

  • Fisika dan Matematika

Bila Anda meyukai kedua mata pelajaran ini maka secara umum jurusan Teknik adalah pilihan yang tepat untuk diambil.

  • Fisika dan Kimia

Teknik Kimia, Teknik Lingkungan, Teknik Metalurgi, Teknik Material.

  • Fisika dan Biologi

Teknik Biomedis / Teknik Biomedik.

  • Fisika, Kimia, dan Biologi

Teknik Pangan, Teknik Bioproses, Teknik Bionergi dan Kemurgi, Teknologi Pangan, Teknologi Hasil Pertanian.

  • Ilmu-ilmu Sosial

Untuk ilmu-ilmu sosial tentunya jurusan-jurusan sosial merupakan pilihan yang sesuai. Sayangnya penulis kurang mendalami dan mengenal ranah ini.

  • Seni

Untuk Anda yang suka bidang seni maka jurusan-jurusan Seni Rupa, Kriya, Desain Interior, Desain Produk, Desain Komunikasi Visual, Pendidikan Seni cocok untuk Anda.

Korelasi di atas adalah generalisasi secara umum. Contohnya, bukan berarti jurusan-jurusan Teknik yang bermodal mata pelajaran Matematika dan Fisika seperti disebut di atas, tidak belajar Kimia. Untuk hal ini Anda dapat mengevaluasinya sendiri atau bertanya dengan teman Anda, Kakak kelas yang sudah kuliah atau berkonsultasi dengan Guru BK / Wali Kelas.

4. Restu Orang Tua

Seperti yang kita ketahui Ridho Tuhan terletak pada Ridho orang tua yang telah membesarkan dan mendidik kita. Konsultasikan dan kompromikan dengan kedua orang tua sebelum memilih jurusan kuliah. Tentunya dengan modal pertimbangan semua hal-hal yang disebut di atas dan keinginan kedua orang tua kita.

5. Pertimbangan Lainnya

Pertimbangan lainnya seperti persyaratan untuk jurusan-jurusan tertentu yang harus bebas butawarna. Untuk mengetahui apakah jurusan yang Anda dambakan mensyaratkan bebas butawarna atau tidak yaitu dengan melihat persyaratan pada websitenya. Tes butawarna dapat dilakukan di klinik, puskesmas, atau rumah sakit. Ada juga tes buta warna secara online di internet. Ada beberapa kejadian dimana seorang calon mahasiswa sudah diterima di jurusan tertentu yang mensyaratkan bebas buta warna, akan tetapi yang bersangkutan gagal daftar ulang karena ketahuan butawarna,  sehingga terpaksa harus dipindah / memilih  jurusan  lain. Sehingga tes butawarna sebelum menentukan pilihan jurusan adalah suatu hal yang penting.

Sekian tips-tips dari penulis. Semoga adik-adik lulusan SMA dan sederajatnya dapat terbantu dengan artikel tulisan ini dalam memilih jurusan. Semoga sukses.

Advertisements

4 responses to “TIPS MEMILIH JURUSAN KULIAH

  1. Saya dulu sempa ngerasa salah jurusan juga di awal-awal perkuliahan, soalnya bener bener asli salah kaprah dengan yg namanya jurusan Hubungan INternasional. Ternyata, jurusan ini sangat kompleks dan jauh dari passion dan minat saya tentang politik.

    Tapi setelah dijalanin, pasrah aja, akhirnya kelar juga hehe

    • Iya betul sekali. Banyak mahasiswa yang merasa salah jurusan karena memang tidak sesuai dengan passion dan minat. Tetapi banyak yang berhasil menjalaninya dengan modal sabar dan kebiasaan. Ada juga yang merasa salah jurusan diakibatkan kaget dengan dunia perkuliahan yang berbeda terutama setelah tahun pertama. Dan menjadikan salah jurusan sebagai kambing hitam. Padahal sebenarnya cuma belum beradaptasi dengan dunia perkuliahan.

      • Iya betul. Kuliah jurusan apa aja rata2 berat dan berbeda dengan SMA. Btw Mbaknya HI mana?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s